JOGJA JAVA CARNIVAL 2009


Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kota Yogyakarta yang ke 253 tahun. Pemerintah Kota Yogyakarta bekerja sama dengan sekitar 900 pekerja seni dan seniman dari dalam dan luar Negeri termasuk sala satu kesenian yang berasal dari Negara Iran yang pada malam ini sedang tampil di Pendopo Keraton Yogyakarta dihadapan seluruh tamu undangan dari jajaran pejabat pemerintahan Kotamadya Yogyakarta dan dihadapan Kanjeng Sinuwun Sri Sultan Hamengkobuwono X.

Pawai akbar keliling jalan utama kota Jogja dalam bentuk street performance yang diadakan pada malam hari. Diisi dengan perpaduan budaya tradisional dan modern dari kelompok kesenian lokal, regional, maupun internasional yang dirancang secara profesional dengan mengambil lokasi Malioboro sebagai landmark Kota Jogjakarta. Dikemas secara kolosal. Dimeriahkan dengan pawai dan hiasan di sepanjang jalan yang didukung dengan teknologi pencahayaan terkini

Jogja Java Carnival 2009 ini merupakan perhelatan yang kedua setelah tahun lalu diadakan untuk peratama kalinya. Carnaval di mulai dari Taman Parkir Abu Bakar Ali dan diakhiri di Alun-alun Utara dengan menyusuri Jl. Malioboro dan Jl Jendral A.Yani yang jarak tempuhnya sekitar 1,3 km. Perhelatan  Jogja Java Carnival 2009  yang kedua ini mengusung Tema “ Yogyakarta, Sekarang, Dahulu, dan Masa Datang. Sesuai dengan tema yang diusung bahwa partisipan yang ditampilkan dalam carnaval kali ini berasal dari segala lapisan masyarakat seni yang menggeluti dunia seni baik yang dahulu sekarang dan seni modern seperti tarian Breakdance yang juga ditampilkan oleh generasi muda dari seluruh komunitas tarian ini.

Wali Kota Yogyakarta Herry Zudianto membuka secara resmi acara itu, dan menyerahkan secara simbolis komitmen Pemerintah Kota Yogyakarta kepada Gubernur DIY yang berisi “Masyarakat dahulukan, pencapaian utamakan untuk Indonesia”.

%d blogger menyukai ini: